Tak Berkategori

Hasil Tarbiyah Ramadan di Masa Pandemi Bagi Si Balita

Begitu banyak hal yang berubah saat pandemi menyapa. Dari hal kecil seperti kebiasaan di rumah, sampai hal besar seperti perekonomian bangsa. Tetapi, bagi keluarga kecil kami, pandemi ini menjadi momen dengan begitu banyak hikmah. Apalagi, masyaAllah, pandemi mulai menyapa negeri ini saat Ramadan bersiap datang. Sehingga keluarga kami yang diizinkan Allah menjalani detik-detik keberkahan di masa pandemi menjadi luar biasa kesannya. Lanjutkan membaca “Hasil Tarbiyah Ramadan di Masa Pandemi Bagi Si Balita”

anak · Parenting · Tak Berkategori

4 Hal yang Seharusnya Diketahui Calon Ibu

Assalamu’alaikum, moms and gals. Hari ahad gini biasanya menjadi hari jalan-jalan nasional, atau bisa jadi hari ikut seminar nasional, ya. Karena biasanya sabtu-ahad banyak sekali kegiatan, entah domestik ataupun publik (kondangan juga salah satunya).

Lanjutkan membaca “4 Hal yang Seharusnya Diketahui Calon Ibu”

literasi · Parenting · pendidikan · Tak Berkategori

5 Dari 10 Hal yang Sering Dibrowsing Ibu Hamil Anak Pertama, Bunda juga?

Halo, moms. Assalamu’alaikum. Kehamilan anak pertama pasti menjadi momen mendebarkan sekaligus membahagiakan ya, moms? Janin yang telah lama dinanti akhirnya dititipkan oleh Tuhan ke dalam rahim kita, sungguh kesyukuran yang sangat tak terkira. Menyambut kehadiran bayi mungil ke tengah keluarga, pasti banyak yang menjadi pikiran dan kekhawatiran ibu, maka selalu mengiringi masa-masa kehamilan dengan do’a dan pola hidup sehat ya moms. Lanjutkan membaca “5 Dari 10 Hal yang Sering Dibrowsing Ibu Hamil Anak Pertama, Bunda juga?”

anak · Kisah Inspiratif · pendidikan · Pikir · World

My teaching journey: Pelihara Kutu!

My teachinh journey sabtu 15/8/15

Pelihara kutu

Nah, kali ini pengalamannya lebih unik dari yang pernah pernah! Hehe. Seusai belajar seperti biasa saya berbincang-bincang dulu dengan Kak Nayati. Sambil bercerita, kak nayati mencarikan kutu anaknya, shafiyyah. Basa-basi, saya tanya saja: kenapaki nda pake obat kutu kak?, dan jawabannya sangat mengejutkan. “Kutu disengaja memang ini dek disimpan di rambutnya”, setengah heran saya mencoba menerka,”oh, siapa yang bawa kak?” Saya kira maksudnya adalah dia tidak tahu kutu dari mana. Eh, setelah dijelaskan bahwa kutunya awalnya didapatkan dari syahid, kakak pertamanya. Tapi kemudian kak nayati bilang ke anaknya, “nak, ada kutu, kasih simpanki nah di kepalata’ ” lalu kutunya disimpan dan ditunggu sampe beranak pinak. Kalau belum berkembang, disimpan lagi. Sambil tertawa saya bilang, “oh masya Allah di’ kak, yang lain pelihara apaaa gitu, kita’ pelihara kutu”. Setelah itu, akhirnya saya tahu. Alasan utamanya adalah: membangun keakraban dengan anaknya. Nah nah nah. Sementara mencari kutu, biasanya menjadi ajang tukar cerita antara kak nayati dan anaknya. Kalo kita? Aah, boro-boro. Yang ada kalo nyari kutu, ibu-ibu kita males banget ya? Hehe, jarang banget ada yang dengan senang hati mencarikan kutu anaknya demi membangun keakraban. Subhanallah! Saya benar-benar terkesima!