2/10/2015: Mimpi

CAM00296
My first sketchbook

 Pada akhirnya aku membeli sketchbook. Yay! Sketchbook pertamaku. Hm, hobi ini mungkin sangatlah tak sesuai karirku. Tapi, aku sangat menginginkannya. Seakan-akan hatiku memanggil sejak lama. Ya, aku ingin melakukan sesuatu yang bisa membuatku bersemangat. Aku ingin mensyukuri kehidupanku. Bukti aku masih hidup adalah tanda Allah masih memberiku kesempatan memperbaiki diriku.

Makanya, aku ingin beribadah sebanyak-banyaknya dan semampu yang aku bisa. Aku ingin menggambar. Menggambarkan perasaanku agar orang-orang melihatnya. Mungkin nanti. Nanti sekali. ^^~. Fighting!

Iklan

Pelajar-Pengajar di Atas Ironi

Dunia yang kita jalani ini begitu lucu dan menggemaskan, bukan begitu? Berjalan dengan ironi yang nanti lama baru kita sadari. Seperti menginjak runtutan lubang berulang-ulang tapi lama baru sadar kalau kita tengah menginjak lubang.

Sejujurnya, menjadi pelajar dan pengajar di saat yang bersamaan membuka mataku tentang kesalahan-kesalahan yang kulakukan selama masa akademik berlangsung. Kesalahan itu sebenarnya 70% tidak kusengaja, dan 30%nya semi sengaja. Ya, Anda bisa saja berpikir apapun maksud semi-sengaja.

Saat menjadi pelaku dan mendapat perlakuan negatif, kebanyakan dari kita akan me-masa-bodo-i kata-kata menusuk walaupun kita akan mengingatnya. Lalu setelah itu, kita akan menjadi enggan dan segan terhadap mereka. Masalahnya, menurut kita, itulah titik puncak kemampuan kita yang mereka tak pahami.

Dan memang benar, menjadi pengajar dan mendapatkan anak didik bermasalah tanpa mengetahui penyebabnya juga akan memberi kesan buruk di hati pengajar. Pengajar juga adalah manusia yang tidak bisa mengetahui segala-galanya masalah atau cara pikir anak didiknya. Dan di sinilah kesalutanku kutujukan, pada mereka pengajar yang sangat gigih dengan anak didiknya.

Pengajar bukanlah hakim yang bebas memutuskan bahwa anak didik A baik dan B buruk.
Pengajar bukanlah juri yang hanya menilai hasil lalu menentukan pemenang.

Pengajar adalah mereka yang mengajar. Mengajar anak didik mereka tapi tidak memaksakan kehendak mereka. Itu karena kita pernah menjadi seorang pelajar yang juga sering bandel atau kadang jatuh di tempat yang salah. Tapi hal itu bukanlah untuk membenarkan perilaku anak didik yang sedang “galau terhadap jati diri”, melainkan mengarahkan pandangannya dan bersabar menunjukkan jalannya.

Karena pengajar adalah manusia yang juga melakukan kesalahan, maka sepatutnya pula mereka menyadari kebutuhan untuk terus dan terus membenahi diri. Bukan hanya dari sisi akademik pengajar, melainkan juga mentalitasnya.

Ya, saya pun masih pengajar amatir.Tapi, setidaknya itulah yang saya pikirkan.

Manipulasi Hati: Aku heran, boleh ‘kan?

Aku heran dengan dunia ini. Boleh ‘kan?

Di satu sisi dunia ini bergerak cepat dalam perasaan. Di sisi lain bergerak cepat dengan perbuatan. Di sisi lainnya lagi, keduanya bergerak cepat berbarengan. Dan aku, hanya berdiri diam dan tenggelam dalam pikirku.

Mereka bertanya “apa?”, aku bertanya “mengapa?”. Mereka bertanya “bagaimana?”, aku bertanya “untuk apa?”. Untuk alasan itu, aku heran dengan dunia ini, boleh ‘kan? Lanjutkan membaca “Manipulasi Hati: Aku heran, boleh ‘kan?”

Pelajaran Berharga

Assalamu’alaykum warohamatullahi wabarokatuh pembaca.. 😀

Hehe, aku selalu salam dulu di awal karena salam adalah do’a; aku ngedo’akan keselamatan, kerahmatan, dan keberkahan pada diri pembaca sekalian. 😀

pelajaran berharga

Nah, postingan kali ini kembali lagi merupakan hasil renunganku hari ini, hehe. Aku sudah sadar dan sudah paham, mungkin “niat” ini memang telah jauh bergeser dari yang semestinya. Dan aku telah bertekad! Aku telah mempunyai mimpi baru, impian baru, harapan baru, angan baru! Walaupun sebenarnya, impian ini nggak bisa dibilang baru ‘sih. Lebih tepat dibilang: kembali. De ja vu kah? Hehe.

Lanjutkan membaca “Pelajaran Berharga”

Mikrobiologi, My Current Passion

Hua! Entahlah yang awalnya nggak gitu ngerti dan gimanaa gitu dengan subjek satu ini, akhirnya malah kepincut dan jatuh cinta. Yah, saya memang tipe orang yang sekali suka bakalan jadi maniak. Hiks. Nggak asing lagi lah dengan istilah mikrobiologi. Sepertinya sejak SD sudah diperkenalkan. Ya, ilmu yang mempelajari organisme berukuran mikro alias mikroorganisme. Walaupun pas belajar tentang ini, ada juga organisme ukuran nano seperti virus. Hehe. Tapi, memang titik beratnya lebih ke bakteri yang berukuran mikro. Apa sih menariknya mikrobiologi? Lanjutkan membaca “Mikrobiologi, My Current Passion”

Motivasi, Pernahkah kau?

Seperti handphone masa kini, selama apapun di charge tetap saja cepat lowbat. Aku sebenarnya pernah menetapkan dalam hati bahwa tidak perlu lagi kesakitan kuucapkan dan kutuliskan. Ingin kujadikan ia sebuah rahasia kecil antara Allah dan diriku. Lalu ada-ada saja waktu ketika aku merasa letih dan seakan ingin mengungkapnya, seperti saat ini. Saat impian yang hendak kurajut pupus. Saat visiku terhadap dunia sedang kupertanyakan.

Dahulu aku akan mengabaikannya. Mengabaikan pertanyaan-pertanyaan remeh yang akan mempengaruhi semangatku. Tetapi, kejenuhanku telah memuncak. Aku tak tahu. Lanjutkan membaca “Motivasi, Pernahkah kau?”