Uji ABI: Uji Oksidasi Fermentasi

Pada Uji Aktivitas Biokimia sebelumnya, kita membahas Uji Reduksi Nitrat. Pada posting kali ini saya akan membahas tentang uji Oksidasi Fermentasi (OF) yang saya rujuk dari buku Difco.

Penggunaan/ Tujuan:

Untuk membedakan mikroorganisme Gram-negatif berdasarkan pola oksidasi-fermentasinya.

Medium yang digunakan:

Medium OF Basal (ditambahkan karbohidrat)

Penjelasan Singkat:

Medium Basal OF digunakan berdasarkan formula Hugh dan Leifson yang telah mendeskripsikan secara signifikan taksonomi bakteri gram negatif yang memetabolisme karbohidrat berdasarkan oksidasi atau fermentasi. Ketika organisme diinokulasi ke dalam 2 tabung reaksi Medium OF Basal yang mengandung karbohidrat, salah satu tabung ditutup dengan mengoleskan vaselin sehingga oksigen tidak akan masuk dan reaksi yang signifikan akan dapat diamati. Organisme fermentatif akan menghasilkan reaksi asam pada tabung yang ditutup maupun tidak. Sedangkan organisme oksidatif hanya akan memproduksi reaksi asam pada tabung yang tidak ditutup dan tidak ada  atau hanya sedikit pembentukan asam pada tabung yang ditutup. Modifikasi medium OF Basal selanjutnya dikembangkan oleh Knapp dan Holmes untuk mendeteksi produksi asam dari karbohidrat oleh Neisseria spp. dan Branhamella catarhallis. Penemu ini mengurangi konsentrasi protein yang berhubungan dengan konsentrasi karbohidrat, mengganti fenol red dengan bromtimol biru, dan meningkatkan pH menjadi 7,2. Medium selektif dan diferensial untuk Pseudomonas cepacia juga dikembangkan oleh Welch et al dari medium OF Basal dengan menambahkan agar-agar, laktosa, polimyxin B dan bacitracin.

Prinsip Prosedur:

Tripton menyediakan nitrogen, vitamin, dan mineral. Karbohidrat dengan konsentrasi tinggi ditambahkan ke Medium Basal OF. Hal ini mencegah penggunaan pepton oleh organisme anaerob yang akan memproduksi reaksi alkali dan akan menetralkan reaksi asam yang dihasilkan selama proses oksidasi. Glukosa merupakan karbohidrat yang umumnya ditambahkan ke medium basal OF; lactose, maltose, mannitol, saccharose dan xylose juga biasa digunakan. NaCl untuk mempertahankan keseimbangan osmotik di dalam medium dan meningkatkan pertumbuhan spesies Brucella. Kalium fosfat (K2PO4) bertindak sebagai buffer. Bromtimol biru bertindak sebagai indikator pH yang akan berubah menjadi kuning dalam suasana asam. Bacto Agar bertujuan untuk melihat motilitas dan juga medistribusikan asam hasil produksi ke permukaan medium.

Komposisi Medium
OF Basal Medium
Formula Per Liter
Bacto Tryptone . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2 g
Sodium Chloride . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 5 g
Dipotassium Phosphate . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 0.3 g
Bacto Brom Thymol Blue . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 0.08 g
Bacto Agar . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2 g
Final pH 6.8 ± 0.2 at 25°C
uji oksidasi-f

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s